
Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain (Foto: TVRINews/Mukhamad Fatkhur Rozaq)
Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
Memasuki H-2 Lebaran 2026, arus mudik di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, terpantau masih sangat padat. Meski telah melewati puncak arus mudik, ribuan penumpang terus berdatangan untuk menuju kampung halaman di berbagai wilayah di Indonesia.
Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, mengungkapkan bahwa puncak arus mudik tahun ini terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026 atau H-3 Lebaran. Pada hari tersebut, kata Revi, jumlah keberangkatan mencapai 5.336 penumpang.
"Untuk puncak mudik Lebaran 2026 itu sudah terjadi kemarin ya pada H-3, dengan total 5.336 orang berangkat," kata Revi di Terminal Kampung Rambutan, Kamis, 19 Maret 2026.
Revi menjelaskan, pada hari ini (Kamis), jumlah penumpang diperkirakan sedikit melandai namun tetap tinggi di angka 3.000 lebih penumpang. Adapun kota tujuan favorit para pemudik masih didominasi wilayah Jawa dan Sumatera.
"Tujuan favorit meliputi Surabaya, Malang, Yogyakarta, Tegal, Pekalongan, Wonosobo, dan Purwokerto. Sedangkan untuk jarak dekat ada Garut, Tasikmalaya, dan Cianjur. Untuk Sumatera, terbanyak ke Padang dan Palembang," tambahnya.
Untuk mengantisipasi mobilitas warga, pihak terminal telah menyiagakan 284 armada bus reguler yang melayani rute Sumatera, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara Barat (NTB).
Revi memastikan pihaknya juga telah menyiapkan skema bus bantuan jika terjadi lonjakan penumpang yang tidak terakomodasi.
"Kami menyiapkan bus bantuan bekerja sama dengan PO, namun syaratnya harus melalui cek kelaikan jalan (ramp check) terlebih dahulu. Saat ini semua masih tertangani dengan bus reguler," jelasnya.
Berdasarkan data terminal, kepadatan penumpang terbagi dalam beberapa waktu. Sejak pukul 05.30 hingga 08.00 WIB, terminal didominasi oleh pemudik tujuan Jawa Barat. Memasuki siang hari hingga pukul 12.00 WIB, keberangkatan difokuskan untuk rute Sumatera dan Jawa Barat.
"Nanti sekitar pukul 15.30 WIB, jadwal akan didominasi untuk penumpang tujuan Jawa Tengah, Lampung, dan Jawa Barat," tutur Revi.
Meski volume kendaraan di jalan raya meningkat, Revi memastikan operasional bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Kampung Rambutan sejauh ini masih berjalan lancar sesuai jadwal.
"Memang namanya mudik pasti ada kepadatan, namun belum ada keterlambatan yang berarti. Bus masih berangkat sesuai jadwal yang ditentukan," pungkasnya.
Editor: Redaksi TVRINews
