Penulis: Andika Adi Saputra
TVRINews, Kabupaten Pasaman Barat
Kemunculan buaya di kampung nelayan Kecamatan Sasak, Kabupaten Pasaman Barat ,Sumatera Barat terus menerus terjadi, seringnya kemunculan buaya membuat warga makin khawatir bahkan orangtua mulai mengkhawatirkan ancaman serangan buaya terhadap pelajar dan anak-anak yang beraktivitas di luar rumah.
Sebagian besar pelajar di daerah itu pergi dan pulang sekolah melewati sungai dan rawa-rawa yang sering ditempati buaya, mereka khawatir saat melintas hewan dilindungi tersebut menyerang warga.
Baca Juga: Pemerintah Pastikan Pemilu 2024 Digelar Sesuai Jadwal
Alika salah seorang pelajar mengaku pernah melihat buaya tersebut disekitar permukimannya.
“Kami takut pergi ke sekolah dan bermain, karena kemunculan buaya secara tiba-tiba,” ujar Alika, Kamis 16 Maret 2023.
Meski beresiko tinggi warga sekitar mengaku tidak memiliki pilihan lain karena mereka tinggal di kampung nelayan tersebut sudah lama dan berharap ada gerak cepat dinas terkait agar tidak terjadi konflik antara buaya dangan warga.
Baca Juga: Kuasa Hukum Amanda Bantah Dirinya Jadi ‘Cepu’ dalam Kasus Penganiayaan Mario Cs
“Semoga ada solusi agar buaya tidak lagi masuk ke permukiman warga sekitar, karena kemunculan buaya juga membuat aktivitas mereka terganggu,” ucap salah seorang warga, Idan.
Selain di sasak sebagian besar daerah pantai dan muara di Pasaman Barat juga sering terjadi kemunculan buaya dengan berbagai macam ukuran dan jenis, bahkan beberapa kejadian warga sempat diserang buaya hingga meninggal dunia.
Editor: Redaktur TVRINews
