Penulis: Heri Setiawan
TVRINews, Tuban
Hobi burung merpati balap rasanya tak pernah mati. Pasalnya, hobi tersebut sangat menarik dan menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat, baik para penghobi maupun mereka yang sekadar menyaksikan.
Di Kabupaten Tuban, hobi balap merpati ini punya komunitas tersendiri. Mereka sering kali melatih burungnya agar tetap gesit dan lincah saat diikutkan kompetisi. Banyak anak-anak usai remaja juga tak lepas dari mencintai hobi tersebut.
Areal persawahan Jalan Soekarno-Hatta, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban biasa digunakan komunitas balap merpati untuk berlatih.
Baca Juga: Maraknya Perhelatan Konser Musik, OJK Imbau Masyarakat Tak Membayar Dengan Pinjol
Salah satu penghobi balap burung merpati bernama Rangga menceritakan bahwa ia bersama komunitas merpati balap sering berkumpul untuk melatih burung mereka, terutama menjelang kompetisi. Hampir setiap sore, para penghobi merpati balap ini secara rutin menggelar latihan Bersama dan biasanya mereka datang membawa beberapa pasang burung merpati.
Burung jantan dilepaskan secara bergantian sementara burung betina dipegang untuk memanggil merpati jantan yang dilepaskan. Jarak melepas burung jantan pun berbeda-beda, mulai dari 300 meter, 700 meter, hingga 1.000 meter atau satu kilometer, tergantung kemahiran burung dan kondisi cuaca.
Keseruan latihan kecepatan burung ini selain bisa mengasah kemampuan merpatinya juga membuat para penghobi merasa terhibur.
Hal senada juga diungkapkan oleh Sakur, salah satu anggota komunitas merpati balap Tuban. Ia mengatakan, para penghobi merpati balap biasanya berkumpul setelah waktu Ashar dan berlatih hingga mendekati adzan Maghrib dan latihan ini biasanya digelar tiga hingga empat kali dalam sepekan.
Editor: Redaktur TVRINews
