
Pemprov Jakarta Manfaatkan Sumur Resapan Eksisting
Penulis: Alfin
TVRINews, Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan tidak ada rencana pembangunan sumur resapan baru sebagai langkah antisipasi banjir di Jakarta. Hal itu disampaikan saat ditemui di kawasan Jakarta Barat, Jumat.
“Jadi saya terus terang tidak ingin memperdebatkan persoalan sumur resapan. Karena apa pun yang bisa dimanfaatkan, kita manfaatkan,” ujar Pramono, Jumat, 23 Januari 2026.
Pramono menyampaikan Pemerintah Provinsi Jakarta memilih memaksimalkan sumur resapan yang telah ada dan masih berfungsi.
“Kan sumur resapan pernah dibuat. Yang ada ya kita manfaatkan, kita fungsikan. Tetapi sampai hari ini kita belum merencanakan membuka sumur resapan baru,” katanya.
Diketahui, hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Kamis, 22 Januari 2026, menyebabkan genangan di sejumlah wilayah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga Jumat, 23 Januari 2026 pukul 16.00 WIB, terdapat 125 RT dan 16 ruas jalan tergenang.
Wilayah terdampak tersebar di Jakarta Barat, Pusat, Selatan, Timur, dan Utara. Jakarta Barat menjadi wilayah dengan jumlah genangan terbanyak, mencapai 40 RT. Ketinggian air bervariasi antara 15 sentimeter hingga 120 sentimeter, dipicu curah hujan tinggi serta luapan Kali Angke, Kali Pesanggrahan, dan saluran lainnya.
Sebelumnya pada tahun lalu, Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta mencatat telah membangun 29.887 sumur resapan, selama periode 2019–2024 di lima kota administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu. Total daya tampung mencapai 529 meter kubik.
"Total sumur resapan Dinas Sumber Daya Air periode 2019-2024 adalah sebanyak 29.887 titik dengan total daya tampung 529 meter kubik (m3)," kata Ketua Subkelompok Geologi dan Konservasi Air Baku Dinas SDA DKI Jakarta, Ikhwan Maulani, pada Sabtu, 25 Januari 2025, tahun lalu.
Ikhwan merinci pembangunan sumur resapan dilakukan bertahap setiap tahun, dengan jumlah terbanyak pada 2021. Sumur resapan difungsikan untuk menyerap air hujan ke dalam tanah sebagai bagian dari konservasi sumber daya air.
Dinas SDA menyebut keberadaan sumur resapan diharapkan mampu mengurangi limpasan air ke saluran, sehingga potensi genangan dapat ditekan.
Editor: Redaksi TVRINews
