TVRINews, Jakarta
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi memulai rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta dengan menggelar pencanangan kegiatan di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, pada 9-10 Mei 2026. Ribuan warga diperkirakan akan memadati lokasi untuk mengikuti berbagai acara yang telah disiapkan.
Mengantisipasi kepadatan kendaraan selama kegiatan berlangsung, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan menyiapkan rekayasa lalu lintas serta sejumlah kantong parkir bagi pengunjung.
Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Bernard Pasaribu, mengatakan penutupan jalan akan dilakukan lebih awal dibanding pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) pada umumnya.
“Jika biasanya penutupan saat HBKB dimulai pukul 06.00 WIB, khusus Minggu besok penutupan dilakukan mulai pukul 05.30 hingga 10.00 WIB,” ujar Bernard dalam keterangan tertulis, Jumat, 8 Mei 2026.
Ia menjelaskan, pada waktu yang sama kegiatan HBKB juga berlangsung di kawasan Jalan Jenderal Sudirman dan MH Thamrin sehingga diperkirakan mobilitas masyarakat akan meningkat.
Untuk mengurai kepadatan, Dishub Jakarta Selatan menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Kendaraan dari arah timur menuju barat, seperti dari Manggarai ke Tanah Abang atau Karet, akan dialihkan melalui Jalan Sultan Agung, Jalan Galunggung, hingga Jalan RM Margono Djojohadikusumo.
Sementara arus kendaraan dari arah barat menuju timur dialihkan melalui Jalan RM Margono Djojohadikusumo, Jalan Galunggung, dan Jalan Sultan Agung.
Pengalihan arus juga dilakukan bagi kendaraan dari arah Menteng menuju Kuningan melalui Jalan Galunggung, Jalan Gembira, Jalan Kuningan Persada, hingga Jalan Casablanca. Sedangkan kendaraan dari arah Kuningan menuju Menteng diarahkan melewati Jalan Prof. DR. Satrio, Jalan Denpasar Raya, hingga Jalan Setiabudi Tengah.
Selain itu, arus kendaraan dari Tanah Abang atau Karet menuju Kampung Melayu akan dialihkan melalui Jalan KH Mas Mansyur, Jalan Prof. DR. Satrio, dan Jalan Raya Casablanca. Sebaliknya, kendaraan dari Kampung Melayu menuju Tanah Abang diarahkan melalui Jalan Raya Casablanca dan Jalan KH Mas Mansyur.
Selain rekayasa lalu lintas, Dishub Jakarta Selatan juga menyiapkan empat lokasi parkir bagi pengunjung kegiatan, yakni di kawasan Pasar Festival dan GOR Sumantri, kawasan Rasuna Said Epicentrum, Setiabudi One, serta Gedung Nyi Ageng Serang.
Bernard menambahkan, pihaknya juga menggandeng kelurahan dan kecamatan setempat untuk membantu sosialisasi kepada masyarakat melalui pemasangan spanduk dan banner informasi terkait pengaturan lalu lintas.
Untuk mendukung layanan kesehatan selama acara berlangsung, Dishub telah berkoordinasi dengan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan guna menyiapkan empat hingga lima ambulans di sekitar lokasi kegiatan.
Meski ada penutupan jalan, ambulans yang membawa pasien menuju rumah sakit di sekitar kawasan, seperti Mayapada Hospital Jakarta Selatan dan Rumah Sakit MMC, tetap diperbolehkan melintas.










