
Foto: ilustrasi banjir
Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Jakarta
Hujan deras telah melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Jumat, 20 Februari 2026 sejak dini hari hingga pagi. Lantaan curah hujan yang tinggi, menyebabkan munculnya genangan di beberapa titik.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat ada sebanyak 30 61 RT dan 6 ruas jalan yang terdampak genangan hingga pukul 07.00 WIB.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan mengatakan bahwa Intensitas hujan yang tinggi menjadi pemicu utama terjadinya genangan di sejumlah wilayah
“Ini diperparah oleh luapan sungai dan pintu hilir bendung yang sudah tidak mampu menampung debit air,” ungkapnya
Ia mengatakan, diwilayah Jakarta Barat terjadi genangan di Kelurahan Kedaung Kali Angke dengan tinggi 3 RT tergenang dengan ketinggian air mencapai 30 cm.
“Genangan di sini murni akibat hujan deras yang berlangsung beberapa jam,” kata Yohan.
Sementara itu, Jakarta Selatan menjadi wilayah yang paling terdampak, dengan total 58 RT mengalami genangan seperti Kelurahan Cilandak Barat di 1 RT dengan ketinggian air 50 cm, disebabkan hujan deras dan luapan Kali Krukut.
“Kelurahan Lebak Bulus ada 2 RT, ketinggian genangan 20 hingga 60 cm, akibat hujan tinggi dan luapan Kali Grogol Mampang. Kelurahan Cipete Utara ada 3 RT, genangan mencapai 110 cm, disebabkan curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut,” bebernya
“Kelurahan Petogogan ada 39 RT, ketinggian air antara 40 hingga 75 cm, karena curah hujan tinggi, luapan Kali Krukut, dan luapan PHB Nipam. Kelurahan Cilandak Timur ada 2 RT, ketinggian genangan 80 hingga 120 cm, akibat hujan deras dan luapan Kali Krukut,” terusnya
Kemudian, di Kelurahan Bintaro ada 5 RT, ketinggian 40 cm, dipicu hujan tinggi dan luapan Kali Pesanggrahan. Kelurahan Pesanggrahan ada 5 RT, ketinggian 60 hingga 70 cm, terdampak luapan Kali Uangan.
“Dan Kelurahan Ulujami ada 1 RT, genangan mencapai 80 cm akibat hujan tinggi dan luapan Kali Uangan,” ucapnya
Selain RT, hujan deras juga menyebabkan 6 ruas jalan utama tergenang seperti Jl. Gaya Motor Raya, Kel. Kebon Bawang, Jakarta Utara dengan ketinggian 30 cm. Jl. Strategi Raya, Kel. Joglo, Jakarta Barat dengan ketinggian 30 cm
“Jl. Basoka Raya, Kel. Joglo, Jakarta Barat dengan ketinggian 40 cm, Jl. Srengseng Raya, Kel. Srengseng, Jakarta Barat dengan ketinggian 20 cm, Jl. Ciledug Raya (Depan Pom Bensin Shell), Kel. Petukangan Selatan, Jakarta Selatan dengan ketinggian 30 cm, dan Jl. Pondok Karya, Kel. Pela Mampang, Jakarta Selatan dengan ketinggian 60 cm,” ujarnya
Menanggapi situasi ini, BPBD DKI Jakarta langsung menurunkan personel untuk memantau kondisi genangan di seluruh wilayah terdampak.
“Koordinasi dilakukan dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk melakukan penyedotan air serta memastikan tali-tali air berfungsi optimal,” ucapnya
Selain itu, Yohan menambahkan, jika pihaknya juga bekerja sama dengan lurah dan camat setempat untuk menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.
“Target kami genangan bisa surut dalam waktu cepat sehingga aktivitas warga tidak terlalu terganggu,” kata dia lagi
Masyarakat diimbau tetap waspada, terutama bagi pemilik kendaraan, pejalan kaki, dan warga yang tinggal di daerah rawan banjir.
“Pemerintah daerah terus memantau perkembangan cuaca, sekaligus menyiagakan upaya mitigasi untuk mengurangi risiko bencana di wilayah ibu kota,” pungkasnya
Editor: Redaktur TVRINews
