Penulis: Aldy
TVRINews, Majene
Kantor wilayah Kementrian agama kabupaten Majene terus melakukan berbagai persiapan jelang pemberangkatan jemaah haji pada tanggal 4 juni 2023 mendatang. Kali ini kemenag Majene menggelar manasik haji tingkat kabupaten untuk 239 jemaah haji di wilayah ini yang akan berangkat tahun 2023.
Pada kesempatan tersebut, kepala Kantor wilayah Kemenag Majene Mustapa Tangngali mengatakan, pihaknya kini mempersiapkan data cadangan pasca komisi VIII DPR RI menyetujui penambahan kuota.
Penambahan kuota haji yang disetujui bersama komisi VIII DPR RI pada tahun 2023 yakni sebanyak 8.000 jemaah. Sebanyak 25 persen dari kuota atau 68 jemaah cadangan telah disiapkan sambil menunggu jumlah kuota tambahan yang akan diberikan Kemenag RI.
Data cadangan tersebut juga disiapkan untuk mengantisipasi jika ada jemaah yang batal berangkat tahun ini karena sesuatu hal.
"Kita persiapkan kuota cadangan, apakah nanti kuota cadangan itu akan di berangkatkan, atau bisa juga menggantikan jika ada jemaah yang berhalangan sehingga tidak bisa berangkat" ujar Mustapa Tangngali, Selasa (23/5/2023)
Kemenag Majene juga mengimbau jemaah haji, utamanya lansia sebanyak 30 persen atau 73 jemaah untuk jaga kesehatan jelang keberangkatan. Selain menjaga kesehatan jelang keberangkatan, jemaah juga diimbau saat menjalankan ibadah haji tetap mengkomsumsi makanan bergizi dan olahraga.
Jemaah haji asal Kabupaten Majene ini akan tergabung dalam kloter 18 dan akan berangkat lewat embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan pada 4 juni mendatang.
Editor: Redaktur TVRINews
